Memilih Beban Studi saat Kuliah Di Luar Negeri

Mencari Informasi Beban Studi

Jika universitas dan sesuai telah didapat, maka tahapan selanjutnya adalah mencari informasi beban studi di perguruan tinggi luar negeri. Untuk itu cermati informasi mengenai jurusan atau program dengan lebih teliti. Jangan hanya melihat program studi saja, sebab sering kali penjabarannya memiliki perbedaan. Cermati apa saja yang sebenarnya akan Anda pelajari dalam program tersebut, jangan sampai Anda kecewa ketika telah menjalaninya.

Beberapa universitas luar negeri memperbolehkan mahasiswanya mengkombinasikan beberapa bidang studi tertentu. Kesempatan ini tentunya akan membuat program yang hendak ditempuh menjadi lebih menarik, walaupun akan menimbulkan beban yang cukup besar. Bila Anda memiliki kesempatan seperti ini, maka usahakan untuk memilih bidang studi yang saling mendukung, sehingga akan meringankan beban Anda.

Informasi mengenai beban studi, dapat Anda konsultasikan dengan pebimbing, sehingga Anda dapat memperoleh bidang-bidang studi yang tepat, sesuai dengan jurusan yang dipilih. Pembimbing ini juga akan bertugas mengarahkan dan menjadi teman diskusi. Karena itu, pilhlah pembimbing yang memiliki kemampuan akademis dan kepribadian sesuai dengan diri Anda agar diskusi menjadi lebih nyaman. Hubungan pembmbing dengan mahasiswa sangat menentukan keberhasilan penelitian mahasiswa. Diskusi antara keduanya haruslah berjalan secara terbuka, sehingga setiap kesulitan yang dihadapi mahasiswa, seperti masalah metode atau prosedur penelitian, dapat di selesaikan dengan baik. Selain selalu membimbing, informasi beban studi juga dapat diperoleh melalui situs-situs universitas yang dipilih.

Sebagai gambaran, seorang mahasiswa yang sedang menumpuh jenjang MSc di The Universitas of Leeds, Inggris dituntut untuk menempuh beban kuliah 120 kredit, yang terdiri dari :

  • 50 kredit modul wajib semester 1.
  • 40 kredit untuk modul plihan semester 2.
  • 30 kredit untuk disertasi.

Selain itu batas minumum kelulusan bisa berbeda antara universitas atau program. Sebagai contoh, untuk MSc di the Universitas of Leeds, minimum 40% untuk masing-masing modul maupun disertasi tetapi keseluruhan rata-rata tertimbang (120 kredit) melebihi 50%. Untuk mencapai tingkat Distinction, nilai rata-rata untuk mata kuliah dan disertasi 70 %. Persyaratan untuk meneruskan ke jenjang Doktor biasanya sedikit dibawah syarat Distinction.

Di Inggris, bagi para pengambil program MSc yang tidak dapat memenuhi batas kelulusannya, maka akan diberikan gelar Diploma. Program Diploma ini merupakan program yang mirip dengan MSc tetapi tanpa penulisan disertasi. Persyaratannya adalah nilai yang diraih setidaknya 40 % untuk coursework dan ujian dari modul-modul hingga mencapai 80 kredit. dari jumlah tersebut, setidaknya 25 kredit harus berasal dari modul wajib yang terdapat di semester 1. Selanjutnya, bagi mereka yang gagal mendapatkan gelar MSc dan Diploma maka biasanya akan diberikan Certificate of Achievement. Pada sertifikat ini tercantum mata kuliah yang dianggap memenuhi syarat nilai.

Informasi lebih lanjut mengenai Kuliah Luar Negeri / Sekolah Luar Negeri bisa konsultasi pendidikan luar negeri dengan mengunjungi http://kuliahluarnegeri



%d bloggers like this: